Senin, 21 Desember 2020

Teror ISIS di New York dan Teori Konspirasi

Teror ISIS di New York dan Teori Konspirasi

ZONAKONSPIRASI- Teror ISIS di New York dan Teori Konspirasi. Sel-sel dan simpatisan ISIS hingga saat ini masih mampu bertahan dengan sisa-sisa kekuatan. Bahkan di tengah kekalahan telak kelompok itu di Irak dan Suriah, mereka masih menebar teror di mana-mana. Aksi teror brutal terkini terjadi di "poros dunia" New York, AS. Aksi yang ditengarai dilakukan oleh warga Uzbekistan ini mengakibatkan hampir sepuluh orang meninggal dan puluhan lain luka-luka.

Belum ada penegasan mengenai keterkaitan pria 29 tahun itu dengan organisasi teror yang sedang sekarat itu. Namun, menilik modus operandinya yaitu penabrakan mobil secara brutal terhadap kerumuman masyarakat sipil, itu sangat mirip dengan teror sel-sel ISIS di sejumlah negara Eropa yang terjadi sebelumnya.

Sebelumnya aksi teror juga terjadi di Timur Tengah. Mulai di dekat Masjid Nabawi Madinah dengan empat korban jiwa, dekat konsulat AS di Jeddah Arab Saudi tanpa korban jiwa, peledakan kompleks pertokoan di Baghdad yang menewaskan 200 orang lebih secara sadis, hingga di bandara Istanbul, Turki yang mengakibatkan 40-an orang tewas, dan sejumlah teror lainnya. Semuanya diindikasikan terkait dengan ISIS.

ISIS masih saja menebar teror di mana-mana. Padahal kekuatan-kekuatan besar internasional dan kawasan telah menghancurkan basis teritorial mereka. Kekuatan teritorial utama mereka kini praktis tak ada setelah Raqqa dan Mosul dibebaskan. Kini mereka memanfaatkan sel-selnya di berbagai negara untuk melakukan teror kepada siapa dan apa saja, kerumunan orang yang berwisata, konsulat, Masjid Nabawi, bahkan Ka'bah sepertinya juga dalam target.

Setiap kali ada aksi teror, keterlibatan negara-negara terus ditingkatkan untuk menghancurkan ISIS dan memperketat pergerakan sel-selnya. Apalagi Trump sangat marah dengan kejadian yang menimpa tempat kelahirannya ini. Faktanya, ISIS masih "survive" dan justru membuat aksi-aksi teror baru sebagai pembalasan melalui sel-selnya.

Kemampuan ISIS untuk bertahan dan membuat balasan saat sudah sangat lemah sempat memantik berkembangnya teori konspirasi di dunia Islam dan dunia ketiga yang lain. Bahwa ada desain besar dari kekuatan dunia yang sangat besar yang dengan sengaja ingin menghancurkan umat Islam dari dalam dengan cara membentuk dan mendukung kelompok horor ini.

Yang dimaksud kekuatan besar itu biasanya adalah negara-negara Barat khususnya Amerika Serikat atau Israel. Analisis ini masih laku di sebagian kalangan umat Islam. Penyebaran pikiran konspirasi ini terkadang laris manis di berbagai forum publik termasuk di media-media sosial. Peristiwa di New York memberikan bukti baru mengenai kegagalan teori konspirasi ini sebab bagaimana mungkin mereka dengan sengaja melakukan pembunuhan keji terhadap penduduk sendiri?

Dalam beberapa hal, analisis konspirasi memang bisa dimengerti. Sebab, analisis itu sangat simpel dan dapat menjelaskan secara mudah setiap peristiwa yang menimpa kita dengan mudah pula. Penyebab segala persoalan yang menimpa dan sulit dimengerti, segera kita limpahkan kepada orang lain. Bukan dicari sebabnya pada diri kita sendiri.

Daya tarik teori konspirasi tentang ISIS ini begitu kuatnya di kalangan umat Islam saat ini. Ini mungkin dikarenakan kemalasan untuk mencari penyebab sesungguhnya, atau kita sedang frustrasi dengan keadaan yang sulit dijelaskan dan menimpa umat Islam hingga saat ini.

Lemah

Namun, jika dicermati dengan saksama maka teori konspirasi tentang ISIS ini mudah sekali dicari kelemahannya. Pertama, jika kelompok ini dalam kontrol kekuatan negara Barat — AS khususnya— mengapa kelompok ini sekarang melakukan rangkaian serangan mematikan dan aksi brutal terhadap masyarakat Barat, termasuk di New York? Apakah orang-orang yang terlibat dalam konspirasi itu sebegitu tega melakukan pembunuhan secara keji dan barbar terhadap rakyatnya sendiri, saudara sebangsa mereka?

Tujuan sebesar apakah yang membuat mereka sebegitu sinting untuk melakukan tindakan barbar itu kepada saudara-saudaranya sendiri? Apa itu ekonomi, sarana memecah belah umat Islam, atau untuk menghancurkan citra Islam? Rasanya itu sangat sulit dimengerti.

Benar bahwa ada pihak-pihak yang mengambil untung dari kehadiran ISIS ini. Akan tetapi, faktanya sekarang ini tak ada yang dapat menghentikan kebrutalan kelompok ini. Pun tak ada yang bisa menebak apa yang akan dilakukan ISIS dalam waktu dekat ini setelah berhasil melakukan tindakan biadab di Istanbul, Irak, dan Madinah. Apakah mereka akan melumatkan Gedung Putih, atau membakar Ka'bah serta menghancurkan Mekah-Madinah, atau meledakkan London, atau yang lain. Tak ada manusia yang bisa memastikan rencana kelompok ini, apalagi mengontrolnya.

Kedua, tak ada bukti-bukti kuat yang menunjukkan bahwa ISIS adalah bentukan Amerika, Israel, Arab Saudi, Iran, atau negara kuat yang lain. Ciri sepintas analisis konspirasi adalah adanya narasi yang rasional dan runtut tetapi selalu miskin bukti-bukti kuat yang mendukungnya. Dan, jika ditelaah lebih dalam maka itu kemudian sulit dinalar.

Benar banyak berita menyebut bahwa Ibrahim bin Awad bin Ibrahim, sang khalifah ISIS yang sudah sembilan kali dikabarkan tewas, pernah ditawan AS dan pasukan Irak pada masa-masa dan pasca Saddam Hussein. Titik ini menjadi dalih teori konspirasi bahwa selama dalam penjara ia diarahkan dan dicuci otak oleh AS untuk melakukan apa yang mereka lakukan sekarang ini.

Pembacaan yang lebih masuk akal tentu adalah AS dan militer Irak salah dalam menilai orang ini. Sebagaimana banyak disebutkan, tokoh yang kemudian berjuluk Abu Bakar al-Baghdadi ini dikenal sangat santun, tawadhu, sama sekali tak menonjolkan diri sebagai orang yang berpotensi sebagai pemimpin. Ia banyak diam tetapi ramah dengan orang lain bahkan terhadap orang AS.

Karena sikap dan perilakunya di penjara itulah, AS dan militer Irak tak memandangnya sebagai "sesuatu" yang berpotensi membahayakan. Oleh karena itu, orang ini kemudian dilepaskan. Tetapi fakta kemudian menunjukkan bahwa orang ini sangat kuat dalam pemikiran gerakan, ahli dalam strategi, dan memiliki ambisi besar untuk memimpin gerakan.

Kesantunan dan kefasihannya berdakwah kemudian menjadi daya tarik pengikutnya. Apalagi ia kemudian menggunakan gelar Abu Bakar al-Baghdadi al-Husayni al-Quraisyi. Abu Bakar adalah pengganti Rasulullah SAW yang pertama, Baghdad adalah ibu kota negerinya, al-Hasyimi dan al-Quraisyi terkait nasab unggul yang terkait dengan Rasulullah dan kepemimpinan umat Islam.

DENGAN VERSI ANDROID & IOS
KLIK DI BAWAH INI
Share:

Minggu, 20 Desember 2020

Sebut Terorisme Konspirasi, Kaum Terpelajar Dijerat Pasal Karet

Sebut Terorisme Konspirasi, Kaum Terpelajar Dijerat Pasal Karet

ZONAKONSPIRASI- Sebut Terorisme Konspirasi, Kaum Terpelajar Dijerat Pasal Karet. Selain puluhan orang terduga teroris, dalam satu minggu terakhir polisi juga menangkap sejumlah orang yang tidak terikat langsung dengan terorisme. Kesamaan mereka cuma satu: menuding aksi terorisme sebagai pengalihan isu demi kepentingan politik yang lebih besar.

Korps baju cokelat sudah menangkap setidaknya tiga orang. Salah satu di antaranya bekerja sebagai kepala sekolah SMP negeri di Kalimantan Barat, berinisial FSA.

Dalam unggahannya, FSA menuliskan, "Sekali mendayung 2-3 pulau terlampaui. Sekali ngebom: 1. nama Islam dibuat tercoreng; 2. dana triliunan anti teror cair; 3. isu 2019 ganti presiden tenggelam."

Mirip seperti FSA, seorang tenaga pengajar di Universitas Sumatera Utara berinisial HDL juga ditangkap karena berpendapat kalau terorisme adalah pengalihan isu dari #2019GantiPresiden--kampanye yang telah digaungkan sejak jauh-jauh hari oleh, salah satunya, PKS.

HDL dalam akun Facebooknya menulis: "Skenario pengalihan yang sempurna... #2019GantiPresiden." Kini, HDL ditahan kepolisian setempat.

Pemidanaan oleh polisi berlanjut. Pria bernama AAD, bekerja sebagai juru keamanan, juga ditangkap pada Jumat (18/5/2018) karena menuliskan, "Di Indonesia tidak ada teroris, itu hanya fiksi, pengalihan isu..." Kabid Humas Polda Kalimantan Barat, AKBP Nanang Purnomo, mengatakan kepada Tirto bahwa FSA dianggap menyebarkan kebencian berbasis SARA. Ia dianggap melanggar Pasal 28 ayat (2) UU ITE Nomor 19/2016. "Perbuatannya melanggar hukum," kata Nanang, tanpa elaborasi lebih jauh.

Sedangkan Kabid Humas Polda Sumatera Utara, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, menegaskan HDL dan AAD ditangkap karena unggahannya dianggap menimbulkan keresahan di masyarakat. "Masak dibilang tiga kali pengeboman gereja di Surabaya itu pengalihan isu? Mana pengalihan isu? Orang

Sama seperti Nanang, Tatan enggan menjabarkan lebih lanjut pada bagian mana pidana telah dilakukan DHL dan AAD. Ia mengatakan kalau penjelasan atau alasan mengenai itu bukan domain mereka, tapi urusan peradilan atau praperadilan.

Keengganan polisi menjawab pertanyaan jelas menimbulkan pertanyaan lain yang besar. Telah lama UU ITE dikirik sebagai pasal karet. Ia bisa menjerat dan menjebloskan orang yang tidak benar-benar terbukti bersalah. Dan dalam tiga kasus di atas, tak ada yang secara eksplisit menyinggung SARA.

Koordinator Southeast Asia Freedom of Expression (SAFEnet) di Indonesia, Damar Juniarto, mengatakan Pasal 28 ayat (2) tidak cocok digunakan untuk pemidanaan pelaku. Pasal 28 ayat (2) seharusnya menjerat pelaku ujaran kebencian berbasis SARA, dan bukan ujaran kebencian belaka.

Dalam teks hukum begitu [berbasis SARA]. Tapi dalam praktiknya berhenti pada menyebarkan kebencian,

Damar mengatakan "wajar" jika polisi "menertibkan" orang yang menebar ujaran kebencian. Namun, harus berhenti sampai sana. Tidak boleh ada orang yang dipidana karena mengemukakan suatu pendapat.

"Saya rasa itu ditegur tidak masalah, tapi kalau dipidanakan atau penjara sebetulnya enggak perlu. Harus ditegur dan tidak harus dipenjara." Lagipula, kata Damar, narasi soal terorisme sebagai bentuk pengalihan isu tak datang dari masyarakat. 

Mereka hanya mendengar pendapat orang lain, yang sialnya, dari tokoh-tokoh masyarakat, yang seharusnya justru memberi teladan. Apa yang dikatakan Damar sama seperti pendapat pakar hukum pidana dari Universitas Islam Indonesia, Mudzakir. 

Menurutnya polisi tak perlu melakukan pemidanaan, terlebih menggunakan Pasal 28 ayat (2) UU ITE. Menurutnya interpretasi atas segala sesuatu, termasuk peristiwa tertentu, adalah hal yang lumrah. 

Dalam kasus terorisme jadi semakin wajar karena aparat penegak hukum sendiri belum memaparkan keseluruhan kasus kepada publik.

Lantas kenapa polisi tetap jalan terus? Menurutnya, mempidana orang dengan pasal yang tidak sesuai jadi bukti kalau polisi emosional karena anggotanya meninggal karena dibunuh teroris. Manusiawi memang, tapi tak layak dilakukan aparat penegak hukum, apalagi ini berkaitan dengan kemerdekaan fisik orang lain.

"Aparat penegak hukum dan kepolisian jangan emosional memproses ini," katanya.

Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Mohammad Iqbal, secara tidak langsung membenarkan dugaan itu. Katanya, penyebaran informasi seperti itu membuat institusinya tidak nyaman. "Polri tidak nyaman," katanya di Mabes Polri, Senin (21/5/2018). "Siapa pun yang menyebut rekayasa, kami tunggu buktinya," lanjutnya dengan nada tegas.

Teori Konspirasi dan Orang Pintar

Terlepas dari kasusnya itu sendiri, menarik untuk dilihat bagaimana teori-teori konspirasi seperti ini berkembang di kalangan masyarakat, terutama di kalangan yang biasa disebut "terpelajar" (dua dari tiga orang yang ditangkap adalah pengajar). Kenapa mereka percaya hal itu?

Riset yang diterbitkan di jurnal Personality and Individual Differences coba menjawab mengapa ada orang pintar yang percaya pada hal-hal yang sulit--kalau tidak bisa dibilang mustahil--dibuktikan kebenarannya. Mereka yang percaya teori konspirasi, semata karena memang hanya ingin percaya itu.

Riset yang dilakukan oleh tim dari Universitas Illinois di Chicago dan Universiteit Amsterdam ini melibatkan 343 orang. Mereka diminta mengisi sejumlah kuesioner.

"Penelitian ini menyimpulkan, alasannya sesederhana karena mereka begitu tenggelam--secara emosional atau ideologis--dalam mempercayai konsiprasi, dan mereka menggunakan keterampilan kognitif mereka yang cukup besar untuk meyakinkan diri mereka sendiri bahwa hal yang tidak benar sesungguhnya benar," tulis riset itu, sebagaimana dikutip Time.

Baca juga artikel terkait TERORISME atau tulisan menarik lainnya Felix Nathaniel

DENGAN VERSI ANDROID & IOS
KLIK DI BAWAH INI
Share:

Sabtu, 19 Desember 2020

Misteri ketidakhadiran pemimpin Aljazair yang dirawat karena COVID-19

Misteri ketidakhadiran pemimpin Aljazair yang dirawat karena COVID-19

ZONAKONSPIRASI- Misteri ketidakhadiran pemimpin Aljazair yang dirawat karena COVID-19. Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune menandai satu tahun masa jabatannya pada Sabtu, tetapi dia tidak terlihat di mana pun sejak evakuasi ke Jerman lebih dari enam minggu yang lalu untuk pengobatan COVID-19

Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune menandai satu tahun masa jabatannya pada Sabtu, tetapi dia tidak terlihat di mana pun sejak evakuasi ke Jerman lebih dari enam minggu lalu untuk pengobatan COVID-19.

Kantor presiden mengeluarkan pernyataan pada 30 November yang mengatakan Tebboune telah meninggalkan fasilitas medis "khusus", melanjutkan pemulihannya dan harus kembali ke rumah "dalam beberapa hari mendatang."

Pernyataan itu menambah misteri yang berkembang seputar Tebboune yang berusia 75 tahun, keberadaan dan kesehatannya. Klinik tempat dia dirawat tidak pernah dipublikasikan.

Absennya kepala negara, yang juga menjabat sebagai kepala pertahanan, mengingat lama absennya pendahulunya, Abdelaziz Bouteflika untuk perawatan stroke di Prancis pada 2013 dan kemudian di Swiss untuk berbagai pemeriksaan kesehatan, dengan banyak spekulasi dan sedikit informasi tentang keberadaan atau kesehatannya.

Bouteflika jarang tampil di depan umum tetapi tetap berkuasa. Dia terpaksa membatalkan upayanya untuk masa jabatan kelima tahun lalu sebelum didorong dari jabatannya di bawah tekanan dari protes jalanan dan tentara yang kuat.

Tebboune berangkat ke Jerman 28 Oktober.

“Saya dengan tulus berharap dia memberi kami kejutan dengan pulang hari ini untuk ulang tahun pertama pemilihannya. Ini waktu yang ideal, ”kata Hassiba Aoudia, pensiunan guru bahasa Prancis, Jumat malam. Dia pernah menjadi anggota kelompok pendukung Tebboune ketika dia menjadi kandidat.

Perdana Menteri Abdelaziz Djerad telah bertanggung jawab selama Tebboune absen, mencolok ketika negara itu berjuang dengan ekonomi yang diperburuk oleh virus corona dan sejumlah masalah lainnya.

Guru besar hukum tata negara Fatiha Benabou mengatakan tidak ada tanggal yang membatasi kapan Tebboune bisa pergi.

"Pihak berwenang memiliki margin manuver yang besar," katanya. “Tapi pada level politik, absennya presiden, yang memiliki kekuatan esensial, jelas menjadi masalah.”

DENGAN VERSI ANDROID & IOS
KLIK DI BAWAH INI
Share:

Jumat, 18 Desember 2020

Jika Teori Konespirasi Ilmiah Itu Lucu, Bukan Berarti Lelucon

Jika Teori Konespirasi Ilmiah Itu Lucu, Bukan Berarti Lelucon

ZONAKONSPIRASI- Jika Teori Konespirasi Ilmiah Itu Lucu, Bukan Berarti Lelucon. Jika Anda merasa teori Bumi datar semakin populer akhir-akhir ini, Anda benar. Menurut Google Trends, minat penelusuran terhadap teori konspirasi Bumi datar telah mencapai beberapa puncak berbeda dalam setahun terakhir. (“Tahun terakhir” adalah 2017, bukan 1519, hanya untuk memperjelas.) Ini lucu, aneh, dan meskipun jelas bukan di bagian atas daftar masalah kami sebagai masyarakat, itu juga tidak sepenuhnya tidak bersalah.

Bunga melonjak di bulan Februari dan Maret, lalu di bulan Mei, lalu di bulan Agustus dan September. Lompatan ini sebagian besar terkait dengan beberapa ledakan aneh oleh selebriti, terutama rapper cheeseball favorit 2010 dan vokalis pendukung Gossip Girl BoB dan point guard Boston Celtics Kyrie Irving . Namun minat terhadap topik ini terus meningkat sejak akhir 2014, tak lama setelah faksi "Flat Earth Society" Daniel Shenton memisahkan diri untuk membuat situs web dan forumnya sendiri. Halaman FAQ untuk Flat Earth Society adalah hasil penelusuran Google ketiga untuk "Bumi datar", dan mendorong orang untuk sepenuhnya tidak mempercayai sains, karena cara terbaik untuk mengalami realitas adalah "dengan mengandalkan indra sendiri untuk memahami sifat sebenarnya dari dunia sekitar kita."

Outlet berita juga berkontribusi, karena penjelasan tentang konspirasi Bumi datar melakukan lalu lintas yang luar biasa. Mereka memanfaatkan minat dasar manusia pada misteri dan perilaku aneh orang lain, dan mereka juga masuk ke lingkungan online di mana tidak mungkin untuk membedakan lelucon dari kepercayaan yang dipegang teguh. Itu adalah resep untuk satu serangan viral, lalu yang lainnya. Ini merupakan tahun yang besar dan mendebarkan bagi para pengamat Bumi datar.

Situs Flat Earth Society - yang mengemukakan bahwa gagasan tentang Bumi yang bulat entah bagaimana terkait dengan pemalsuan pendaratan di Bulan - dirancang dengan sangat baik dan tampak profesional, menghilangkan beberapa ciri lama disinformasi di internet. Kemudahan membuat website sebersih ini merupakan masalah yang telah didokumentasikan dengan baik oleh para ilmuwan informasi . Lima tahun yang lalu, sekolah menengah telah mengajarkan bahwa Anda dapat mengidentifikasi sumber yang tidak tepercaya melalui situsnya yang terlihat murahan, desain yang buruk, dan URL yang berantakan. Itu tidak lagi berlaku.

Ruang redaksi digital menghasilkan liputan kebenaran Bumi datar menggunakan alat yang memudahkan untuk menemukan berita yang meluap dari kedalaman Reddit. Begini cara kerjanya: teori konspirasi membuat orang cukup bersemangat untuk berkomentar sembarangan, membawa mereka ke depan Reddit di mana jurnalis melihatnya, kata direktur editorial The Verge Helen Havlak. Ketika seorang reporter menulis penjelasan tentang teori konspirasi baru yang aneh, berbagi dan komentar kebencian yang mendorong teori tersebut ke puncak Reddit terulang kembali di Facebook. Dan, jika postingan berasal dari outlet yang secara umum memiliki reputasi baik atau melibatkan selebritas (mis., BoB atau Kyrie Irving) atau acara berita besar (mis., pemilihan presiden), itu juga dapat meningkatkan slot Berita Utama di Google Warta . “Ruang redaksi saling menonton cerita dengan kinerja tertinggi,” kata Havlak. Merupakan praktik umum untuk menggunakan alat yang memungkinkan redaksi membuat daftar pesaing mereka dan memantau popularitas posting mereka (pada layanan seperti CrowdTangle, misalnya) untuk melihat apa yang berhasil untuk outlet lain, dan apa yang mungkin menjadi taruhan lalu lintas yang pasti jika mereka dapat menemukan sudut pandang baru atau alasan untuk mempertimbangkan. "Orang-orang melihat semua lalu lintas yang bisa didapat, dan mencari hal berikutnya yang mengalir dari Reddit," katanya. “Siklus berulang.”

Kaum Bumi datar telah menerima liputan yang luas dari platform yang beragam dan bergengsi seperti Vice , The Atlantic , Sports Illustrated , The Guardian , dan Mic . Jelas tidak ada dari outlet ini yang menuruti teori Bumi datar sebagai hal yang masuk akal, atau bahkan rasional - tetapi mereka berkontribusi pada popularitas berkelanjutan dengan memberi makan selera untuk cerita-cerita ini.

Dengan menggunakan CrowdTangle, kita dapat menyisir posting berbulan-bulan di halaman Facebook untuk outlet sains dan berita utama. Antarmukanya sederhana, dan menunjukkan berapa banyak suka, komentar, dan berbagi yang didapat setiap posting di atas atau di bawah angka biasa halaman itu. Tidak mengherankan, datar Earth artikel konspirasi jauh mengungguli rata-rata untuk halaman ini: LiveScience ‘s “Apakah bumi datar? A Guide to the Ultimate Conspiracy Theory ” menerima sekitar 11 kali keterlibatan Facebook (suka, komentar, dan berbagi) sebagai rata-rata posting LiveScience . CNET ‘s ‘Ini adalah apa yang datar earthers di media sosial benar-benar percaya’ adalah sekitar 16 kali lebih populer sebagai rata-rata posting pada halaman tersebut. Tahun lalu, MicTeknologi dan sains vertikal yang masih muda The Future is Now memposting penjelasan Bumi datar yang sama, berjudul "Ada Konspirasi Besar-besaran untuk Menyembunyikan Fakta Bahwa Bumi Itu Datar," dua kali di bulan yang sama , dengan total lebih dari 1.000 saham, pada saat halaman itu rata-rata hampir dibagikan 30 per posting. Meskipun saya menggunakan statistik Facebook ini sebagai perkiraan seberapa baik postingan Bumi datar dibandingkan dengan postingan lain di berbagai situs berita, Havlak mengatakan sebagian besar lalu lintas postingan The Verge telah menerbitkan tentang teori konspirasi lainnya - termasuk dua postingan yang saya tulis, tentang teori One Direction Babygate dan “ Ted Cruz adalah Pembunuh Zodiak"Teori - berasal dari Google. Kotak Top Stories sangat penting, dan Google masih menjadi tujuan pertama kebanyakan orang ketika rasa ingin tahu mereka terusik.

Admin dari situs Flat Earth Society juga menulis ucapan terima pribadi Anda perhatikan untuk Yahoo! Berita di bulan Januari, menulis, "Setiap artikel seperti ini menyebarkan pesan kami ke lebih banyak pikiran yang tidak sadar."

Tidak semua orang yang membaca atau berbagi postingan ini mungkin percaya pada Bumi datar. Saya bertanya kepada Joseph Uscinski , seorang profesor ilmu politik di University of Miami yang baru-baru ini ikut menulis sejarah teori konspirasi Amerika, mengapa orang yang tidak percaya pada teori Bumi datar akan membuang-buang waktu mereka untuk membaca tentang teori itu. Membaca tentang teori konspirasi "tidak berbeda dengan [menonton] film M. Night Shyamalan di teater," katanya. Teori-teori ini “realitas alternatif positif yang penuh dengan skema dan penipuan… Apakah agen rahasia menanam bahan peledak di Menara Kembar untuk memalsukan serangan teror? Apakah Mafia melakukan serangan terhadap Presiden Kennedy? Apakah kadal interdimensi diam-diam kawin dengan manusia saat menjalankan planet? Bahkan jika seseorang tidak yakin, ada banyak hiburan di sana. "

Selain itu, perasaan membaca tentang teori konspirasi adalah seperti sensasi menonton Mr. Robot, kata Mark Fenster , pakar transparansi pemerintah di sekolah hukum Universitas Florida dan penulis Teori Konspirasi: Rahasia dan Kekuatan dalam Budaya Amerika . Pertunjukan itu, dan novel thriller dan misteri yang mendahuluinya, bermain dengan gagasan bahwa "Anda memiliki seperangkat pemahaman dan keyakinan tertentu yang diajarkan kepada Anda dan yang Anda yakini benar, tetapi pada kenyataannya, jika Anda benar-benar melihatnya secara dekat. dan memahami kebenaran masalah tersebut, keyakinan tersebut terbukti salah. Itu - di alam semesta fiksi - sangat memikat dan sangat mengasyikkan. Ini bisa menjadi sumber kesenangan. ”

Adapun orang yang benar-benar percaya pada teori Bumi datar, kata Fenster, Anda tidak dapat benar-benar mengubah pikiran mereka dengan bukti fotografi atau bukti matematis dari Bumi yang bulat. Untuk mempercayai teori seperti ini, Anda harus melewati ambang batas normal untuk mempertanyakan keahlian dan "hierarki pengetahuan intelektual". Menyenangkan bagi kami jika persepsi kami dipisahkan dalam thriller fiksi dan misteri, tetapi kami menganggap narasi hanya memuaskan jika ia juga menawarkan cara untuk menyatukan kembali. Orang-orang yang percaya pada Bumi datar telah memutuskan bahwa dunia di sekitar mereka tidak mungkin seperti yang terlihat, dan teori konspirasi menjadi "cara yang bagus untuk menjelaskan secara efisien apa yang seharusnya menjadi dunia yang membingungkan," kata Fenster.

Teori Bumi datar menyebar secara online, dan sulit untuk mengatakan di mana lelucon itu dimulai atau diakhiri. Kami dapat membuktikan bahwa ratusan ribu orang menyadari keyakinan yang tidak jelas bahwa mereka tidak pernah ada sebelumnya, tetapi kami tidak dapat membuktikan apakah hal ini benar-benar telah mengubah banyak dari mereka menjadi penyebabnya. Amerika Serikat telah "tergila-gila dengan teori konspirasi" sejak sebelum Perang Revolusi, kata Fenster; persentase orang Amerika yang percaya pada beberapa konspirasi atau lainnya seputar pembunuhan JFK telah berkisar antara 60 dan 80 persen selama 50 tahun terakhir. Tapi, "ada kesenangan dan permainan dengan teori konspirasi," katanya. “Kami tidak terlalumempercayai mereka, tetapi kami tahu banyak tentang mereka, tetapi mungkin kami sedikit mempercayai mereka, tetapi kami sebenarnya hanya bercanda dan bermain. Orang-orang melakukan hal itu di Reddit. Anda dapat melakukan kesenangan dan permainan ini dan tidak pernah benar-benar dipanggil. ”

Benar bahwa teori ini sangat tidak masuk akal sehingga menjadi agak lucu, dan adil untuk mengatakan bahwa orang yang mempercayainya tidak secara langsung membahayakan nyawa siapa pun. Itulah salah satu penjelasan mengapa orang mungkin mengklik utas Bumi datar meskipun mereka tidak akan pernah membagikan meme anti-vaksin atau lelucon tentang AIDS sebagai tipuan. Namun, ada sesuatu yang menakutkan tentang menumbuhkan lingkungan online di mana tidak ada tindakan kami yang tulus: klik adalah klik yang ironis; bagian adalah bagian kebencian; sebuah komentar bercanda, bermain-main, atau hanya "lol".

Ada ratusan meme yang mengolok-olok Bumi datar dengan berpura-pura sangat percaya padanya, dan banyak di antaranya cukup menghibur. Know Your Meme bahkan menganggap "Flat Earth" sebagai genre meme, dan menyediakan garis waktu yang membantu penyebarannya, terutama di seluruh Reddit. Ketahui Mim AndaEditor Matt Schimkowitz memberi tahu saya bahwa ada ritme dalam pertumbuhan teori seperti Bumi datar. Mereka akan muncul di 4chan dan Reddit dan orang percaya akan mulai menjadi bahan ejekan. Keyakinan mereka akan menjadi lelucon yang diulangi dengan tulus dan semakin tegas oleh orang-orang yang menganggap semua yang mereka katakan "ironis". Di situlah meme masuk, dan dalam hal ini meme mewakili gaya ejekan yang terlihat sangat mirip kesepakatan. “Dari sana bisa berbentuk spiral,” katanya. “Ini dapat menarik orang-orang yang ingin percaya pada hal-hal semacam ini, mencari hal-hal untuk mengkonfirmasi apa yang mereka yakini - seperti pemerintah mengeluarkan mereka, ilmuwan berbohong kepada kita, kesepakatan semacam itu. Apa yang awalnya merupakan hal yang ironis akhirnya sampai pada orang-orang yang mau melakukannya. Dari sana Anda memiliki semacam teori konspirasi besar-besaran. Ini mencapai level baru. "

“Anda bisa mengubah orang menjadi sesuatu yang berbeda hanya melalui ironi,” katanya. Dia memperhatikan tren ini setelah pemilu 2016 dan penggalian yang tak terhitung jumlahnya di sarang online alt-right, di mana orang-orang akan mulai mengatakan bahwa mereka hanya bercanda tentang rasisme atau anti-Semitisme. Tapi terlibat dengan jenis humor itu cukup lama pada akhirnya bisa meradikalisasi mereka. Dia mengatakan dia melihat proses yang sama terjadi dengan teori konspirasi. Ironisnya, jika Anda bisa membuat orang mempertanyakan sistem seperti NASA dan pemerintah federal dan proses ilmiah secara umum, terkadang Anda bisa membuat mereka mempertanyakan hal-hal itu secara nyata.

Schimkowitz memahami bahwa trutherisme Bumi datar tidak langsung berbahaya seperti penolakan perubahan iklim atau reaksi anti-vaksin, tetapi itu tidak berarti itu sama sekali tidak berbahaya. "Saya pikir penting untuk menjaga tingkat perhatian tentang [ahli teori konspirasi]," katanya. “Mereka melakukan hal-hal yang merugikan masyarakat secara keseluruhan, seperti meniadakan atau melemahkan nalar ilmiah. Itu adalah sesuatu yang berdampak besar pada semua orang. Melihat penolakan perubahan iklim, yang datang dari sekedar meragukan ide keahlian secara keseluruhan. Ahli teori konspirasi menyerang keahlian. "

Meskipun Schimkowitz hanya berbicara tentang pengalamannya dengan teori konspirasi di 4chan dan Reddit, sosiolog Ted Goertzel, yang berspesialisasi dalam meneliti teori konspirasi ilmiah di Rutgers, memberi tahu saya hal yang hampir sama persis. Tujuan dasar seorang ahli teori konspirasi, katanya, biasanya tidak untuk membuktikan bahwa satu teori tertentu benar atau salah, tetapi "untuk membuktikan bahwa tidak ada yang dapat dibuktikan, bahwa semua pernyataan bersifat arbitrer". Dia, juga, melihat studi kasus yang jelas dalam siklus pemilu baru-baru ini, dengan alasan bahwa ini adalah jenis pemikiran yang membuat orang percaya bahwa semuanya benar-benar "sewenang-wenang dan manipulatif," dan bahwa apa pun yang tidak mereka setujui adalah "palsu berita."

Baik Goertzel dan Schimkowitz mengemukakan kontroversi Pizzagate tahun lalu, di mana teori konspirasi Reddit yang dimulai sebagai lelucon mengakibatkan seorang pria muncul di toko pizza di Washington, DC dengan membawa pistol, berniat untuk membebaskan tahanan yang ditahan di sana oleh Hillary Clinton. Kehidupan manusia nyata berada dalam bahaya oleh sebuah ide yang disampaikan dalam konteks yang memperlakukan argumen dan lelucon yang tulus dengan persis sama - seperti rangkaian kata-kata tanpa wajah, netral secara moral, hampir acak yang tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh siapa pun. “Itulah salah satu masalah besar internet saat ini,” kata Schimkowitz. “Sulit untuk membedakan antara lelucon dan ketulusan. Dalam hal menilai di mana lelucon dimulai dan berakhir, hampir tidak mungkin untuk mengatakannya pada saat ini. "

Pada bulan September, Kyrie Irving memberi tahu pembawa acara radio Boston Rich Shertenlieb bahwa dia hanya bercanda tentang Bumi datar. Dia hanya ingin melakukan "percakapan terbuka" dan membuktikan suatu hal: "[Jika] saya percaya bahwa dunia ini datar, dan Anda percaya bahwa dunia itu bulat, apakah itu mengetuk kapasitas intelektual saya, atau fakta bahwa saya dapat berpikir hal yang berbeda dari yang Anda bisa? "

Sulit untuk memanggilnya. Dia hanya bercanda.

DENGAN VERSI ANDROID & IOS
KLIK DI BAWAH INI
Share:

Kamis, 17 Desember 2020

Pandangan orang Amerika yang percaya ada beberapa kebenaran pada teori konspirasi bahwa COVID-19 direncanakan

Pandangan orang Amerika yang percaya ada beberapa kebenaran pada teori konspirasi bahwa COVID-19 direncanakan

ZONAKONSPIRASI- Pandangan orang Amerika yang percaya ada beberapa kebenaran pada teori konspirasi bahwa COVID-19 direncanakan. Sebagian besar orang Amerika (71%) pernah mendengar tentang teori konspirasi yang beredar luas secara online yang menuduh bahwa orang-orang berpengaruh dengan sengaja merencanakan wabah virus corona . Dan seperempat orang dewasa AS melihat setidaknya beberapa kebenaran di dalamnya - termasuk 5% yang mengatakan itu pasti benar dan 20% yang mengatakan itu mungkin benar, menurut survei Pusat Penelitian June Pew . Bagian orang Amerika yang melihat setidaknya beberapa kebenaran teori berbeda menurut demografi dan keberpihakan.

Pencapaian pendidikan merupakan faktor yang sangat penting dalam hal persepsi teori konspirasi. Sekitar setengah dari orang Amerika dengan ijazah sekolah menengah atau pendidikan kurang (48%) mengatakan teori itu mungkin atau pasti benar, menurut survei, yang dilakukan sebagai bagian dari proyek Jalur Berita Amerika Center . Bandingkan dengan 38% dari mereka yang telah menyelesaikan beberapa perguruan tinggi tetapi tidak memiliki gelar, 24% dari mereka yang memiliki gelar sarjana dan 15% dari mereka yang memiliki gelar pascasarjana.

Afiliasi partisan juga berperan dalam persepsi teori. Sekitar sepertiga (34%) dari Partai Republik dan independen yang condong ke GOP mengatakan teori bahwa orang-orang kuat dengan sengaja merencanakan wabah COVID-19 mungkin atau pasti benar, dibandingkan dengan 18% dari Demokrat dan Demokrat. Perlu dicatat bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan tentang seberapa besar kemungkinan partisan telah mendengar setidaknya sedikit tentang teori tersebut: 72% dari Partai Republik telah mendengar klaim tersebut, dibandingkan dengan 70% dari Demokrat.

Republikan konservatif kemungkinan besar akan melihat setidaknya beberapa kebenaran dalam teori tersebut: Secara kasar empat dari sepuluh (37%) mengatakan itu mungkin atau pasti benar. Ini kontras dengan 29% dari Partai Republik moderat dan liberal, 24% dari Demokrat moderat dan konservatif, dan 10% dari Demokrat liberal.

Sekitar sepertiga orang dewasa kulit hitam (33%) dan Hispanik (34%) mengatakan teori itu mungkin atau pasti benar, dibandingkan dengan sekitar dua dari sepuluh orang dewasa kulit putih (22%) dan Asia Amerika (19%). Dan wanita sedikit lebih mungkin dibandingkan pria (29% vs. 21%) untuk melihat setidaknya beberapa kebenaran dalam teori konspirasi bahwa orang-orang yang berkuasa merencanakan wabah.

Ada juga beberapa perbedaan kecil berdasarkan usia. Sekitar seperempat orang dewasa di bawah usia 65 tahun mengatakan bahwa teori tersebut mungkin atau pasti benar, dibandingkan dengan dua dari sepuluh orang dewasa berusia 65 tahun ke atas.

Catatan: Kunjungi alat data interaktif kami untuk mengakses pertanyaan yang termasuk dalam posting ini, serta data survei tentang wabah virus corona dan pemilihan presiden 2020.

DENGAN VERSI ANDROID & IOS
KLIK DI BAWAH INI
Share:

Selasa, 15 Desember 2020

Dokter Italia menghadapi ancaman baru Teori konspirasi

Dokter Italia menghadapi ancaman baru Teori konspirasi

ZONAKONSPIRASI- Dokter Italia menghadapi ancaman baru Teori konspirasi. Di tengah ketakutan dan kemarahan, para skeptis pandemi menuduh para dokter berbohong tentang virus itu.

Dari "pahlawan" menjadi "teroris." Di Italia, para dokter dan perawat yang dipuji atas pekerjaan mereka yang melelahkan dan berbahaya dalam gelombang pertama pandemi virus Corona menghadapi tantangan baru: teori konspirasi menuduh mereka memalsukan keadaan darurat.

Dalam satu video media sosial, dua wanita memberi tahu kamera bahwa mereka berada di ruang gawat darurat di Rumah Sakit Sacco di Milan, salah satu kota yang paling terpukul di Italia. Mereka ingin membuktikan bahwa UGD kosong, bertentangan dengan apa yang diberitakan oleh jurnalis, yang telah menyuarakan peringatan tentang peningkatan drastis kasus.

Para wanita masuk ke dalam gedung, menunjukkan kepada penonton interior yang tenang dan kosong. Selanjutnya, mereka berjalan kembali ke luar untuk menunjukkan bahwa tidak ada ambulans yang mengantre. Dokter, jurnalis, dan politisi telah berbohong, kata mereka. Mereka adalah teroris.  

Video yang telah dibagikan ribuan kali itu adalah palsu. Kamar-kamar yang dimilikinya tidak terletak di bagian gawat darurat rumah sakit, yang sebenarnya sudah penuh. Video itu juga tidak menunjukkan tempat-tempat di luar rumah sakit di mana ambulans secara teratur menunggu, berbaris satu demi satu, untuk mengeluarkan pasien yang sakit parah.  

Tuduhan serupa telah berkembang biak di Facebook, Telegram, WhatsApp, dan media lain yang tak terhitung jumlahnya, di mana poster mengklaim ambulans berkeliling tanpa tujuan tanpa pasien, atau menyalakan sirene mereka hanya untuk menakut-nakuti orang.

Yang lain berbagi gambar rumah sakit yang sepi dan berteori bahwa dokter mengarang keadaan darurat sehingga mereka bisa mendapatkan lebih banyak uang. Yang lain merekomendasikan makan alpukat untuk mencegah virus yang menurut mereka tidak lebih serius dari flu.

"Jika pada gelombang pertama kami disebut pahlawan, sekarang seseorang berubah pikiran," kata Andrea Artoni, ahli hematologi yang bekerja di bangsal COVID-19 di Poliklinik Milan. “Kami lelah, lelah dan kami bekerja shift yang melelahkan mencoba mengerahkan semua energi yang kami miliki untuk menyelamatkan mereka yang sakit.”

Tidak mudah menghadapi gelombang kedua pandemi hanya enam bulan setelah gelombang pertama, katanya. “Kepada mereka yang menyangkal adanya virus ini, saya hanya bisa mengatakan datang dan jalan-jalan di salah satu departemen kami. Datang dan lihat bagaimana orang-orang kami mati lemas, sendirian dan sadar. ”

Permohonan seperti Artoni tidak didengarkan di antara mereka yang telah berkelana cukup jauh ke dalam lubang kelinci, dipersenjatai dengan teori-teori palsu tentang parahnya pandemi global.

Menurut para penyangkal, darurat kesehatan adalah penemuan media, narasi terdistorsi yang dijajakan oleh para politisi dan orang-orang berkuasa yang berusaha memanipulasi dunia dari balik tirai panggung.

“Seringkali, teori konspirasi muncul dari sulitnya menerima hal-hal yang tidak terduga,” kata Massimo Polidoro, seorang penulis sains dan profesor universitas. “Bagi sebagian orang, lebih meyakinkan untuk menemukan sosok jahat imajiner untuk dilawan, karena lebih menghibur dibandingkan dengan virus tak terlihat yang Anda rasa tidak dapat Anda kendalikan.”

Sebuah survei baru-baru ini menemukan bahwa 81 persen orang Italia merasa penguncian kedua lebih sulit daripada yang pertama, dengan mengatakan mereka merasa lebih cemas dan tidak percaya pada otoritas yang memimpin respons pandemi.

Luca, pemilik bar berusia 43 tahun dari Milan, mengatakan dia yakin Bill Gates berencana menggunakan vaksin COVID-19 untuk menyuntik miliaran orang dengan microchip yang akan memberinya kekuasaan atas populasi seolah-olah dengan remote control. Ditanya di mana dia mendengar teori ini, dan mengapa dia mempercayainya, dia mengatakan itu berasal dari seorang teman yang belajar di Amerika Serikat dan "mengetahui segalanya." Mereka membicarakannya selama kelas renang anak-anak mereka.

Meski masih mengikuti aturan lockdown dan memakai masker, Luca mengatakan dia marah dan frustrasi dengan apa yang dia gambarkan sebagai kesalahan penanganan pemerintah atas krisis. Pada bulan November, dia dipaksa menutup barnya sesuai dengan peraturan terbaru.

Tidak perlu banyak teori untuk keluar dari web ke kehidupan nyata. Di Milan awal bulan ini, seorang wanita menendang ambulans sementara seorang pengemudi yang diparkir sedang menunggu untuk memuat pasien COVID-19 dan mulai meneriaki paramedis, menyebut mereka "teroris," yang "berkeliling dengan sirene untuk menakut-nakuti orang."

Di luar kekhawatiran orang-orang yang mengabaikan tindakan penguncian, ada ketakutan yang berkembang bahwa teori penolakan pinggiran dapat merugikan pemulihan jangka panjang negara.

“Dalam momen bersejarah yang rapuh seperti yang kita alami, omong kosong tertentu tidak melakukan apa pun selain memicu ketidakpercayaan pada institusi, di negara bagian, di rumah sakit, dan pada siapa yang memerangi virus corona ini,” Pierpaolo Sileri, wakil menteri kesehatan Italia, kepada POLITICO.

“Dengan datangnya vaksin, teori-teori yang beredar ini semakin berbahaya karena berisiko menghambat kepatuhan terhadap vaksinasi,” kata Sileri yang juga seorang ahli bedah.

Menurut penelitian baru, satu dari enam orang Italia mengatakan mereka tidak akan mendapatkan vaksin virus corona jika tersedia tahun depan, dan 42 persen mengatakan mereka akan menunggu sampai mereka lebih memahami keefektifannya. Hanya kira-kira sepertiga dari sampel yang disurvei mengatakan bahwa mereka "pasti akan mendapatkannya secepat mungkin".

Di sebuah pusat kesehatan di Vercelli, di wilayah Piedmont, sejumlah pasien COVID-19 masih menolak untuk percaya bahwa mereka terinfeksi. Marco, seorang perawat dari Bergamo, mengatakan dia semakin marah tentang kedalaman penyangkalan orang terhadap penyakit tersebut.

"Jika Anda tidak mengalami efek virus, saya dapat memaafkan ketidaktahuan Anda, tetapi ketika Anda mengalami kenyataan itu dan melihat upaya, energi yang dimobilisasi oleh komunitas medis untuk melawan keadaan darurat ini, Anda tidak dapat terus mempertanyakannya," dia berkata. “Itu menyinggung kita, terhadap mereka yang telah meninggal dan orang yang mereka cintai.”

Luigi Cavanna, kepala hematologi-onkologi di rumah sakit Piacenza, dan salah satu dokter pertama di Italia yang pergi dari pintu ke pintu untuk membantu pasien COVID-19, mengatakan sebagian dari kesalahan terletak pada lembaga medis.

Selama bulan-bulan awal pandemi, dokter dan ahli virus yang muncul di televisi untuk menjelaskan krisis yang berkembang pesat sering kali saling bertentangan. Pesan-pesan campuran tersebut menawarkan hasil yang kaya bagi para ahli teori konspirasi, menurut Cavanna.

Dia menambahkan bahwa dia ingin bercakap-cakap dengan seorang yang menyangkal. “Saya ingin mendengar apa yang mereka katakan. Saya seorang ahli onkologi dan saya terbiasa mendengar hal-hal teraneh, ”katanya. "Saya akan mendengarkan mereka dengan sangat serius karena saya pikir kita, para ilmuwan, memiliki sedikit kesalahan dalam hal ini juga."

DENGAN VERSI ANDROID & IOS
KLIK DI BAWAH INI
  
Share:
Copyright © ZONA KONSPIRASI | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com